PLN Pusertif Paparkan Program PLN KREASI dalam Ajang TOP CSR Awards 2026

Jakarta, Jumat 1 Mei 2025 – PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (PLN Pusertif) memaparkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk PLN KREASI (Konversi Ramah Lingkungan, Edukasi, Aksi, dan Inovasi SMK) dalam wawancara penjurian TOP CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness.

Program ini difokuskan pada penguatan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam bidang konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik. Inisiatif ini merupakan bentuk kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi transisi energi.

PIC TJSL/CSR PLN Pusertif, Ikhsan Sandana, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai respons terhadap kesenjangan keterampilan (skill mismatch) antara lulusan vokasi dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor kendaraan listrik. Data menunjukkan bahwa lulusan SMK masih menjadi penyumbang tingkat pengangguran tertinggi, sehingga diperlukan langkah konkret untuk menyesuaikan kompetensi dengan perkembangan teknologi.

“Program ini hadir untuk melakukan reshaping kompetensi, sehingga lulusan SMK tidak tertinggal dalam transisi menuju kendaraan listrik,” ujarnya.

Program PLN KREASI dilaksanakan di SMK Ristek Jaya, Jakarta Timur, yang dinilai memiliki potensi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik berbasis pendidikan vokasi. Sekolah ini telah memiliki fasilitas bengkel otomotif serta sistem manajemen berstandar ISO, sehingga siap dikembangkan sebagai model percontohan transformasi dari bengkel konvensional menuju bengkel kendaraan listrik.

Dalam pelaksanaannya, PLN menyalurkan bantuan berupa dana TJSL yang digunakan untuk pengadaan conversion kit serta perlengkapan bengkel. Program ini juga mencakup pelatihan teknis dasar bagi siswa dan guru. Sebanyak 183 siswa dan tiga guru terlibat langsung dalam kegiatan pelatihan dan praktik konversi dua unit motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.

Proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan bertahap (tiered learning), di mana siswa terlebih dahulu memahami dasar keselamatan kelistrikan sebelum melakukan praktik secara intensif. Metode pelatihan disesuaikan dengan latar belakang siswa dari jurusan otomotif konvensional, dimulai dari pemahaman mesin bensin hingga teknologi kendaraan listrik.

Untuk memastikan efektivitas program, PLN menggandeng praktisi konversi kendaraan listrik sebagai instruktur guna mempercepat transfer pengetahuan dan keterampilan. Selain itu, PLN juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

“Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, dengan rata-rata kenaikan nilai sebesar 38 persen. Selain itu, Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 92,37 dengan kategori sangat baik, serta nilai Social Return on Investment sebesar 1,45 yang menunjukkan manfaat program lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan,” terang Ikhsan.

Lebih lanjut, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga pada pembentukan ekosistem kendaraan listrik yang aman dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya mendukung transisi energi dan pencapaian Net Zero Emission (NZE).

Ke depan, PLN KREASI akan dikembangkan melalui roadmap berkelanjutan yang mencakup sertifikasi bengkel konversi, pelatihan lanjutan sistem kelistrikan dan manajemen baterai, serta pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di sekolah. Program ini juga akan mendorong sertifikasi kompetensi bagi guru dan siswa agar memiliki standar keahlian yang diakui secara nasional.

Selain itu, program ini dirancang untuk terintegrasi dalam kurikulum pembelajaran, sehingga menjadi bagian dari proses pendidikan berkelanjutan. Dengan demikian, lulusan SMK diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja di sektor kendaraan listrik.

“PLN KREASI menjadi jembatan untuk menyiapkan teknisi kendaraan listrik dari sektor pendidikan vokasi. Ini penting untuk mendukung adopsi teknologi ramah lingkungan secara luas,” tutup Ikhsan.

Melalui program ini, PLN menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan TJSL dengan strategi bisnis berkelanjutan, khususnya dalam mendukung transisi energi dan pengembangan sumber daya manusia. PLN KREASI diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi dunia pendidikan, masyarakat, dan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *